9 Rekomendasi Kegiatan yang Harus Dilakukan di Lombok


Berlokasi sangat dekat dengan Bali yang sudah mendunia membuat Lombok tidak terlalu dirilik wisatawan, terutama wisatawan lokal. Padahal, Lombok menyimpan banyak sekali kekayaan alam yang akan membuat lo terkagum-kagum karenanya. Seperti gue misalnya, perjalanan singkat selama 3 hari 2 malam ke Lombok akhir November tahun lalu membuat gue menjadikan Lombok sebagai salah satu destinasi terfavorit gue.

Lombok, luasnya kurang lebih hanya setengah Bali, tapi terasa sangat besar karena hampir seluruh sudut pulaunya "minta" dikunjungi. Ada yang bagus di Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, hingga Lombok Selatan. Di perjalanan singkat kemarin, gue hanya sempat ke Lombok Tengah, sedikit Lombok Timur, dan Lombok Selatan. Masih banyak tempat bagus di Lombok yang belum sempat gue kunjungi, sehingga tentunya gue berencana kembali lagi.

Dari beberapa tempat yang gue sambangi kemarin, gue merekomendasikan 9 kegiatan yang bisa kalian lakukan di Lombok. Dan nomor 1 adalah hal yang wajib banget menurut gue.

1. Makan Sate Rembiga
Still torn between Sate Blora Puri Indah dan ini, but this could possibly be the best satay I've ever tasted. Sate Rembiga adalah sate sapi khas Lombok yang rasanya puedes abis, tapi bikin nagih. Baru kelar makan satu porsi, dalam kondisi masih kepedesan, gue sudah menambah satu porsi lagi, just because one portion was not enough.

Berlokasi di Jalan Rembiga, Mataram, Warung Sate Rembiga Hj. Sinasih buka dari jam 2 siang hingga 9.30 malam, dan seporsinya hanya dibanderol seharga Rp 20.000 saja. 


2. Melihat sunset dan Tanjung Aan di Bukit Merese
Bukit Merese is simply beautiful. Ini adalah tempat favorit gue di Lombok. Untuk naik ke puncaknya cukup bikin keringetan, tapi sebenernya ngga sulit karena jalannya landai. Tapi, pemandangan yang bisa lo dapetin dari atasnya bener-bener breathtaking. Lo bisa liat Tanjung Aan dan Pantai Batu Payung dari atas, cantik sekali. Dan kalau lo dateng di awal tahun, lo bisa liat Bukit Merese dalam kondisi hijau-hijaunya. Bagus banget!
Tanjung Aan dari atas Bukit Merese
Sunset dari atas Bukit Merese

3. Melewati hutan dan jalan bergelombang menuju Tanjung Ringgit
Tanjung Ringgit berlokasi di ujung paling timur Lombok, sekitar 80km dari pusat kota Mataram. Jaraknya yang jauh ditambah dengan jalannya yang rusak, membuat orang jarang ke sana. Tapi, gue dan teman-teman kemarin cukup ambisius dan menjadikan Tanjung Ringgit sebagai tujuan utama kami setibanya di Lombok. Hasilnya, perjalanan jauh yang bikin perut dikocok-kocok mau muntah itu terbayar dengan panorama super indah yang menyambut kami di sana.



4. Melewati daerah bebatuan menuju Pantai Batu Payung
Pantai Batu Payung berlokasi di area yang berdekatan dengan Bukit Merese dan Tanjung Aan, sehingga kalau lo ke sana, gue menyarankan agar lo sekalian mampir ke Pantai Batu Payung ini. Uniknya, kami diberitahu guide kami kalau sebetulnya ada 2 cara menuju Pantai Batu Payung: lewat jalur darat dan jalur laut. Biasanya, jalur laut ditempuh orang-orang di pagi hingga siang hari, ketika air laut masih tinggi. Sementara jalur darat bisa dilalui di sore hari, ketika air laut sudah surut. Lo bisa naik mobil sampai pintu masuk, lalu lanjut jalan kaki melewati daerah bebatuan di sekeliling pantai, untuk mencapai Pantai Batu Payung. 

Gue kemarin datang melewati jalur darat, sehingga gue harus melewati daerah bebatu di sekeliling pantai. Bagus banget deh, berasa kayak di Afrika.
Pantai Batu Payung, karena batunya berbentuk payung, #eaaa.
Jalan bebatuan yang harus dilewati untuk menuju Pantai Batu Payung di sore hari. 
Bisa photoshoot juga lho sambil jalan..

5. Nyebrang ke 3 Gili dan menikmati arti sesungguhnya dari "santai kayak di pantai"
Kalau sudah sampai Lombok, jangan sampai menyebrang ke 3 Gili (Gili Trawangan, Gili Meno, atau Gili Air), dan menginap beberapa hari di sana. Jangan cuma day trip aja.

Gue pertama kali ke Gili Trawangan tahun 2012, dan hingga kini, Gili Trawangan masih menjadi pantai terfavorit gue. Kenapa? Karena hanya di sini gue bisa menikmati arti "santai kayak di pantai" yang sesungguhnya. Kerjaan lo cuma bangun, makan, sunbathing di pantai, makan lagi, snorkeling kalo mau, liat sunset, lalu minum dan joged di bar ketika malam tiba. What a beautiful life.
Karena pantai di Gili Trawangan seasyik ini

6. Makan Sate Cumi dan Kerang Bakar di Warung Menega
"Kayaknya ngga ada makanan di Lombok yang ngga enak deh," itu yang ada di pikiran gue ketika sesendok kerang bakar masuk ke mulut. Rasanya meleleh di lidah, begitu enaknya hingga bikin lo ngga pengen berbagi, serta menambah seporsi lagi. Catat nama restorannya: Warung Menega di Jalan Raya Sengigi no. 6.


7. Makan Plecing Kangkung khas Lombok
Plecing Kangkung emang bisa ditemukan di mana-mana, tapi entah mengapa, rasa plecing kangkung di Lombok ini beda. Lebih segar, lebih nikmat, lebih dahsyat! Dan kerennya, di mana pun lo makan, rasanya sama nikmatnya.


8. Beli Kain Tenun di Desa Sade
Desa Sade dikenal sebagai tempat tinggal asli Suku Sasak di Lombok. Walau kini telah berubah menjadi tempat wisata, warga aslinya tetap hidup dan tinggal di sana. Selain melihat keseharian Suku Sasak, lo juga bisa membeli kain tenun dan berbagai suvenir yang dibuat langsung oleh Suku Sasak di sana. Kainnya bagus, tenunannya halus, dan yang cukup membuat gue kaget adalah harganya yang tergolong murah, ngga dipatok setinggi langit seperti di kebanyakkan tempat wisata lainnya. Belilah sedikit, karena uang hasil penjualan akan membantu hidup mereka juga.


9. Merasakan lembutnya pasir di Pink Beach
Pink Beach memang lebih dikenal sebagai "milik" Pulau Komodo. Tapi sebetulnya Pantai Pink ini juga dimiliki oleh Lombok, yang juga berlokasi di Lombok Timur, seperti Tanjung Ringgit. Yang cukup mengejutkan buat gue bukanlah warnanya yang pink-ish, tapi seberapa halus pasirnya. Kayaknya gue ngga pernah merasakan pasir sehalus itu deh, udah kayak bedak bayi.

Di sana ngga ada apa-apa kecuali warung yang menjual minuman botolan dan mie instan, sehingga saran gue untuk lo yang sulit makan adalah: bawa makanan lo sendiri. Selain itu, lo juga bisa naik kapal dan island hopping untuk snorkeling di pulau-pulau tetangga di sekitar Pink Beach. Paketan untuk island hopping-nya bisa dibeli dari salah satu penjaja di pinggir pantai, dan tentunya bisa ditawar.


Yak, itu dia 9 rekomendasi kegiatan yang harus dilakukan di Lombok, versi The Escapist Wanderluster. Bulan depan, gue akan ke Lombok lagi, dan siapa tau daftarnya akan bertambah. Until then, let's release your inner wanderlust!

Share:

1 comments

  1. idih angelaa ngapain loeee

    sate rembiga here i comee babyyy

    ReplyDelete