Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Dengan Harga Terbaik


Sejak Air Asia QZ8501 jatuh dan mantan Menteri Perhubungan kita memberlakukan peraturan aneh soal batas minimum harga tiket pesawat, mendapatkan tiket pesawat semurah tahun 2013 tergolong sulit. Jika dulu tiket Jakarta-Bali PP bisa didapat seharga 700rb hingga 1juta, maka harga return ticket Jakarta-Bali sekarang berada di range 1-1.5juta untuk maskapai budget rendah.

Tapi, kebijakan ini ternyata ada baiknya juga, karena sekarang harga tiket ke beberapa destinasi populer di Indonesia berada dalam rentang harga yang sama, dan... lebih murah dari sebelumnya. Misalnya, dulu Jakarta-Lombok dan Jakarta-Malang PP berkisar di harga 1.6juta, Jakarta-Medan PP berkisar di harga 1.8juta. Sekarang, tiket menuju destinasi-destinasi tersebut sama-sama berada di range 1.3-1.4juta PP. Lebih murah? Tentunya..

Jadi, masih bisa ngga sih sebetulnya dapat tiket murah, Kan? Bisa saja. Tapi ngga semurah dulu. Karena, bahkan harga tiket promo aja sekarang udah ngga semurah dulu lagi. Yang sekarang bisa kita dapatkan adalah tiket pesawat dengan harga terbaik. Istilahnya, dari range harga yang ada, kita bisa mendapatkan harga yang paling murah. Mau tau caranya? Baca tips-tips di bawah ini.

1. Pelajari tren harga tiket pesawat
Ini hal yang paling penting untuk menguasai dunia pertiketan ini. Tsah. Kita harus tau kisaran kisaran harga tiket dan juga benchmark harga terendah dan tertingginya dengan cara mempelajari pergerakan harga tiket ke berbagai destinasi, dari hari ke hari. 

Amati harga ke beragam tujuan, dari 3 bulan sebelum keberangkatan, 2 bulan sebelum keberangkatan, 1.5 bulan, 1 bulan, 2 minggu, 1 minggu, bahkan beberapa jam sebelum keberangkatan. Dari pengamatan ini, kita jadi bisa membaca tren pergerakan harga tiket pesawat, dan juga range harga untuk destinasi tersebut: harga terendah, tertinggi, dan tentunya harga rata-rata. Gue biasanya pake Skyscanner untuk memantau harga ini.

Mengetahui harga termurah, termahal, dan harga rata-ratanya, akan sangat membantu kita menjawab pertanyaan, "kapan seharusnya gue beli tiket ini?"

Grafik perbandingan harga harian Skyscanner sangat membantu dalam mempelajari tren harga tiket pesawat
Yuk coba: misalnya lo mau liburan naik Garuda, mulai sekarang, rajin-rajin pantau harga tiket pesawat Garuda dan lihat perkembangannya.

2. Pelajari tren promo maskapai dan OTA
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, walaupun harga tiket promo sekarang tidak semurah dulu, tidak ada salahnya untuk tetap mempelajari jadwal promo maskapai dan juga OTA (online travel agent, kayak Traveloka, Tiket.com, Pegipegi, dll.). Dengan tau jadwal promo mereka, saat kita menemukan tiket murah, kita bisa menentukan, apakah itu saat yang tepat untuk membeli tiket, atau kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi karena periode promo akan segera tiba? 

Walaupun ngga sampai 50% penghematannya, tapi lumayan kan untuk disimpan buat jajan selama liburan, atau ditabung buat beli tiket pesawat ke destinasi lainnya?

OTA kadang suka bikin promo yang bahkan ngga ada di situs maskapainya sendiri. Jadi, manfaatkanlah.

3. Langganan newsletter maskapai dan OTA dan follow akun social media mereka
Biasanya, info soal promo akan diberitahukan lebih dahulu kepada member dari maskapai maupun OTA terkait. Jadi, langgananlah newsletter maskapai incaran dan OTA favorit kalian, serta follow akun social media mereka, supaya ngga ketinggalan sama promo yang sedang berlangsung.

4. Beli tiket 1.5-2 bulan sebelumnya untuk perjalanan di high season
Awalnya, gue tidak terlalu mempercayai hal ini, karena ketika gue mencobanya, hal itu ngga terbukti. Tapi sejak tahun lalu, gue menemukan harga-harga menarik di window 1.5-2 bulan sebelum tanggal keberangkatan, untuk perjalanan di high season kayak libur Lebaran dan libur akhir tahun.

Misalnya, pas Natal dan Tahun Baru tahun lalu, gue masih bisa menemukan harga tiket PP Jakarta-Jogja sebesar 900ribu saja untuk malam tahun baru. Atau di bulan Mei tahun ini, ketika gue menemukan harga 1.4juta saja untuk tiket PP Jakarta-Lombok di periode Lebaran. 

So yes, it's proven. Jadi, kalo lo berencana jalan-jalan di periode high season, cari tiketnya dari 3 bulan sebelumnya, dan pantau pergerakan harganya selama beberapa waktu. Setelahnya, beli tiketnya maksimal banget 1.5 bulan sebelum keberangkatan. Karena setelahnya, harganya akan melonjak gila-gilaan.

5. Cari tanggal di periode terbang termurah
Periode Natal, Lebaran, liburan sekolah, long weekend, dan bahkan weekend adalah periode termahal untuk terbang. Alasannya jelas: itu adalah periode ketika semua orang ingin berlibur. Demand tinggi, maka harga pun semakin tinggi. Untuk itu, terbanglah di periode off-peak yang lebih "tenang". Kapan kah itu?

Bulan: Februari-April, September-November
Hari: Pilih kombinasi Sabtu-Senin atau Minggu-Selasa instead of Jumat-Minggu atau Sabtu-Minggu untuk weekend getaway. 
Tanggal: Minggu ke-3 atau sekitar tanggal 20an lebih murah ketimbang awal bulan atau akhir bulan setelah orang gajian.

Liat kalendernya Skyscanner, cari kombinasi harga paling murah.

6. Trust your gut
Baru-baru ini gue beli tiket ke suatu destinasi yang ngga pernah gue pantau sebelumnya. Sebelum memutuskan membeli tiket, gue memperhatikan pergerakan harganya selama seminggu terlebih dahulu. Tiba-tiba suatu hari muncul harga baru yang 100ribu lebih mahal, tapi dengan jam penerbangan yang jauh lebih baik. Tapi, gue ngga langsung beli saat itu juga. Gue kembali memantau harganya selama 2 hari ke depan. Di hari ke-3, my gut told me to buy that ticket, so I bought it. It was a good decision, karena seminggu setelah gue beli tiket itu, harga tiketnya sudah melambung tinggi, sekitar 800ribu lebih mahal dari harga tiket awal.

Kadang, beli tiket murah itu harus pake feeling juga. Tapi, ketepatan feeling kita juga berkaitan dengan keahlian kita membaca harga, seperti yang telah disampaikan di poin nomor 1. Semakin ahli membaca tren pergerakan harga, maka kita pun semakin bisa mengandalkan feeling kita ketika ingin membeli tiket.

So, that's it for now. Kalo ada perubahan, penambahan, atau perkembangan terbaru yang gue temukan soal cara mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang oke, I'll definitely update it here.

***

Artikel dengan topik yang sama pernah dituliskan di sini dan di sini juga sebelumnya. Ini adalah versi ke-3 yang sudah di-update mengikuti tren per Agustus 2016.

Share:

3 comments

  1. pake KAYAK buat ticket multi-trip juga ngebantu banget kan, khususnya untuk Europe trip. gue dapet KUL-AMS dan AMS-JKT cuma 8.5jt mayan murah lah yaa, bulan mei kemaren sempet di angka 7.1 jt dengan trip yg sama. hahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue pake Skyscanner sik, Dho. Setipe itu sama Kayak, tapi dengan list OTA yg lebih banyak dan fitur perbandingan harga yg ga dimiliki Kayak atau siapapun juga. Membantu banget :))

      Delete